Fira Basuki
Fira Basuki adalah penulis Indonesia yang sudah menerbitkan puluhan judul buku best sellers. Namanya dikenal publik sejak kemunculan novel-novel perdananya, trilogi: Jendela-Jendela, Pintu, dan Atap di awal tahun 2000. Dilanjutkan beberapa buku di antaranya: Biru, Rojak, Brownies, Cinta dalam Sepotong Roti, kumpulan cerpen Alamak!, kumpulan cerpen Perempuan Hujan, dwilogi Astral Astria-Paris Pandora, Kapitan Pedang Panjang, serial Miss B, serial anak-anak Mandy & Mami, serta biografi Wimar Witoelar: “Hell, Yeah!”, 140 Karakter, dan yang terbaru adalah buku memoar Fira bersama almarhum suaminya Hafez yang berjudul Fira dan Hafez.
Lahir di Surabaya, 7 Juni 1972. Sejak kecil Fira memang berbakat dan gemar menulis. Selalu memenangkan berbagai lomba menulis tingkat nasional. Bahkan cita-citanya pun ingin menjadi penulis dan wartawan. Lulus sarjana Journalism- Pittsburg State University dan dilanjutkan jenjang master Public Relations-Wichita State University, Amerika Serikat, Fira memiliki pengalaman yang luas di berbagai media massa, baik lokal mapun internasional. Kini ia meraih cita-cita masa kecilnya, bukan saja ia sukses sebagai penulis Indonesia yang bahkan pernah mewakili Indonesia di ajang Singapore Writer’s Festival (Oktober 2011) tetapi juga menjadi Pemimpin Redaksi majalah Cosmopolitan. Ia juga sering diminta menjadi model dan juru bicara iklan, pembicara, juri, seminar, dan berbagi ilmu.
Fira ditinggal meninggal suami tercintanya Hafez Agung Baskoro 16 Maret 2012 lalu saat mengandung anak keduanya, Kiad Sastra Baskoro. Anak pertama Fira, Syaza Calibria Galang kini berusia 14 tahun.