Apa saja sih jenis-jenis beasiswa? Scholarship atau Fellowship? Program beasiswa apa saja yang ada di Amerika Serikat, Eropa, Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Australia?
Apa sih jenis-jenis beasiswa internasional? Bagaimana masa persiapan, pendaftaran, dan pengumuman beasiswa? Temukan pula tips sukses tes TOEFL/IELTS tanpa les. Bagaimana cara membuat motivation letter yang baik? Seperti apa contoh motivation letter? Bagaimana cara menghadapi lingkungan baru? Apa saja kebutuhan umum pengeluaran jika kuliah di luar negeri? Bagaimana cara mengatasi homesick? Apa saja barang yang wajib dibawa saat kuliah di luar negeri? Mau tahu serba-serbi administrasi beasiswa? Seperti apa contoh surat rekomendasi?
Selain itu, dalam buku ini ada juga cerita-cerita para penerima beasiswa. Temukan semua yang ingin kamu ketahui tentang beasiswa dalam buku ini. Sekali lagi, "Beasiswa itu bukan buat orang yang pintar, tapi buat orang yang mau berusaha!"
| ISBN | : | 9786022519423 |
| Tanggal Terbit | : | 30 March 2015 |
Nama saya Uli, lengkapnya Ulfah Alifia. Umur yaahh twenty something lah (demi kemaslahatan bersama tidak perlu ditampilkan). Lahir dan besar di Makassar, kemudian merantau ke Bogor saat diterima menjadi mahasiswa IPB, sampai sekarang. Umm, maksudnya sampai sekarang masih tinggal di Bogor, bukan masih jadi mahasiswa. Saya senang memasak (baca: bereksperimen-dengan-masakan-meski-gak-ahli), dan bercerita, baik lisan maupun tulisan. Dan kalau cerita suka panjang dan detail sampai bisa bikin orang tertidur. Hahahaha.
Karena saya suka bercerita, maka sayamenuangkan itu semua lewat menulis. Dulu sih suka nyampah di blog, yang lalu pindah ke facebook, dan setelah merasa facebook udah kurang hits lagi, berpindah nyampah ke twitter. Hehehe. Kenapa saya pengen jadi penulis? Supaya bisa dapat duit. Hahahaha. Gak deng. Jadi penulis adalah cita-cita kedua saya (cita-cita pertamasaya jadi Direktur UNICEF -boleh percaya boleh enggak-). Sebenarnya, masih suka belum PeDe sama tulisan sendiri, tapi ketika melihat tulisan itu jadi buku lalu dibaca dan diapresiasi orang, rasanya senang bukan kepalang!
So, kenapa saya memilih jadi penulis? Karena menulis membuat otak saya tetap berpikir kreatif dan dengan menjadi penulis bisa menghubungkansaya dengan apapun dan siapapun J. Menulis juga adalah proses memberi dan menerima. Memberi cerita, kisah, ataupun pemikiran dan menerima apapun dari orang lain, baik itu pujian maupun kritikan.